GRESIK, – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur. Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, didampingi Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melaksanakan takziah sekaligus ziarah ke makam almarhum Bapak Kusaeni di Dusun Pasinan, Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan perhatian Polri kepada keluarga yang tengah berduka. Almarhum Kusaeni diketahui merupakan adik ipar dari almarhumah Marsinah, tokoh buruh yang namanya tercatat dalam sejarah perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jatim bersama Kapolres Gresik terlebih dahulu berkunjung ke kediaman keluarga almarhum untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Selanjutnya, rombongan melaksanakan doa bersama dan ziarah ke makam almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Turut mendampingi dalam kegiatan itu Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyobudi, serta Kasi Humas Polres Gresik Iptu Hepi Muslih Riza, Kehadiran para pejabat kepolisian tersebut disambut hangat oleh keluarga besar almarhum.
Selain memanjatkan doa, Wakapolda Jatim dan Kapolres Gresik juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Sebagai bentuk kepedulian, jajaran kepolisian menyerahkan santunan serta bingkisan buah kepada keluarga almarhum.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan bahwa kegiatan takziah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir bersama masyarakat. Kami turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan," ujarnya.
Lebih dari sekadar kunjungan belasungkawa, kegiatan ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap keluarga yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa.
Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah keluarga almarhum mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga hubungan emosional yang harmonis dengan masyarakat sekaligus menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan sejarah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan hingga selesai menjelang petang. Momen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam pengabdian Polri. (HR)

