Media Bhayangkara. Com

Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Pembina

Pembina

Iklan Disini

Breaking News

Gotong Royong Menjadi Napas Kemerdekaan! Warga Dusun Legok Desa Suko Satukan Langkah, Perkuat Persaudaraan dan Kobarkan Semangat HUT ke-81 RI


SIDOARJO,- Minggu (2/8/2026) – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat kebangsaan kembali terpancar dari lingkungan masyarakat. Warga Dusun Legok RT 15 RW 05, Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, menunjukkan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata berupa kerja bakti memasang umbul-umbul, mengibarkan Bendera Merah Putih, membersihkan lingkungan, serta mempercantik kawasan Pos Kamling sebagai pusat kegiatan masyarakat.


Kegiatan yang digelar pada Minggu (2/8/2026) tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Sejak pagi, warga dari berbagai usia tampak antusias bergotong royong membawa perlengkapan kerja bakti. Mereka saling membantu memasang umbul-umbul di sepanjang jalan lingkungan, membersihkan saluran dan fasilitas umum, merapikan area Pos Kamling, serta menata lingkungan agar tampil lebih bersih, asri, dan semarak menyambut bulan kemerdekaan.


Semangat guyub rukun yang ditunjukkan masyarakat menjadi cerminan bahwa budaya gotong royong masih mengakar kuat sebagai identitas bangsa Indonesia. Di tengah berbagai tantangan kehidupan modern, nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling membantu tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan lingkungan serta mempererat hubungan sosial antarwarga.


Ketua RT 15 RW 05, Agung Susanto, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar memperindah lingkungan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus upaya memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun karakter masyarakat yang cinta tanah air.


"Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini merupakan hasil perjuangan besar para pahlawan. Cara terbaik untuk menghargai perjuangan tersebut adalah dengan menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, menghidupkan budaya gotong royong, dan bersama-sama membangun lingkungan yang aman, nyaman, bersih, serta harmonis," ujar Agung Susanto.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa rasa memiliki terhadap lingkungan masih sangat kuat dan menjadi modal sosial yang penting dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang rukun dan sejahtera.


Lebih lanjut, Agung Susanto berharap semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kerja bakti tidak hanya menjadi tradisi tahunan menjelang Hari Kemerdekaan, tetapi juga terus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperkuat komunikasi, musyawarah, dan kepedulian antarwarga, berbagai persoalan lingkungan diyakini dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan semangat kekeluargaan.


Pos Kamling yang menjadi pusat aktivitas warga kini tampil semakin semarak dengan deretan umbul-umbul dan kibaran Sang Merah Putih yang menghiasi setiap sudut jalan. Pemandangan tersebut bukan sekadar memperindah lingkungan, melainkan menjadi simbol bahwa semangat nasionalisme tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.


Bagi masyarakat Dusun Legok, kerja bakti ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kembali kesadaran bahwa membangun bangsa dimulai dari lingkungan terkecil. Nilai-nilai gotong royong yang terus dijaga menjadi kekuatan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan penuh rasa saling memiliki.


Melalui semangat guyub rukun yang terus dipelihara, warga RT 15 RW 05 Dusun Legok Desa Suko membuktikan bahwa kemerdekaan tidak hanya dikenang sebagai peristiwa bersejarah, tetapi juga harus diisi dengan karya, kepedulian, dan kebersamaan. Dari lingkungan kecil inilah lahir kontribusi besar bagi bangsa, memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai luhur Pancasila, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, tangguh, berdaya saing, dan sejahtera.


Penulis DD

© Copyright 2026 - MEDIA BHAYANGKARA.COM