Media Bhayangkara. Com

Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Pembina

Pembina

Iklan Disini

Breaking News

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Gubernur Khofifah Indra Parawansa Gelar Pasar Murah ke-89 di Gresik, Perkuat Ketahanan Ekonomi Rakyat dan Semangat Kemerdekaan


SURABAYA, – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos.I., M.E.I., memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atas konsistensinya menghadirkan Program Pasar Murah sebagai langkah nyata menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, serta memperkuat daya beli masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan Pasar Murah ke-89 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Gresik. Dalam kegiatan itu, seluruh komoditas bahan pokok yang dijual ludes diserap masyarakat dengan total transaksi mencapai Rp66,88 juta.

Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia, keberhasilan Pasar Murah menunjukkan bahwa intervensi pemerintah daerah masih menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

"Saya mengapresiasi Ibu Gubernur Khofifah yang secara konsisten menghadirkan pasar murah sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat. Program seperti ini bukan hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi strategi yang efektif dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi," ujar Lia Istifhama, Minggu (2/8/2026).

Lia menilai tingginya antusiasme masyarakat hingga seluruh komoditas terjual habis menjadi indikator bahwa program tersebut benar-benar menjawab kebutuhan warga.

"Ketika masyarakat datang dan seluruh komoditas habis terjual, artinya program ini tepat sasaran. Pemerintah hadir secara nyata memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di tengah dinamika harga pangan yang selalu berubah," katanya.

Anggota Komite III DPD RI itu menjelaskan bahwa pengendalian inflasi tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan moneter, tetapi juga membutuhkan langkah konkret pemerintah daerah melalui operasi pasar, pasar murah, serta penguatan distribusi pangan.

"Inflasi yang terkendali akan menjaga daya beli masyarakat. Ketika harga kebutuhan pokok tetap stabil, maka kesejahteraan masyarakat juga akan lebih terjaga. Karena itu saya mendukung langkah-langkah inovatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Selain pelaksanaan pasar murah, Lia juga mengapresiasi ajakan Gubernur Khofifah kepada masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama 1–31 Agustus 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Lia, gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi pengingat akan pentingnya semangat persatuan, nasionalisme, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

"Mengibarkan Merah Putih adalah simbol kecintaan kepada Indonesia. Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk menyambut bulan kemerdekaan dengan penuh semangat, sekaligus menjadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas sosial dan optimisme membangun bangsa," tuturnya.

Lia mengatakan semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kerja nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara atau pemasangan bendera, tetapi juga melalui hadirnya negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasar murah adalah salah satu bentuk nyata bagaimana pemerintah memastikan rakyat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," jelasnya.

Ia berharap Program Pasar Murah terus diperluas jangkauannya hingga ke daerah-daerah yang memiliki tingkat kerentanan inflasi tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

"Program seperti ini perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, BUMD, hingga kelompok tani. Dengan sinergi yang baik, stabilitas harga dapat terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Lia optimistis berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat akan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan ketahanan ekonomi terbaik di Indonesia.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Ibu Khofifah, Jawa Timur akan terus menjadi contoh dalam menghadirkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Program Pasar Murah merupakan bukti bahwa pembangunan ekonomi harus selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat," tutupnya. (HR)
© Copyright 2026 - MEDIA BHAYANGKARA.COM