Media Bhayangkara. Com

Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Pembina

Pembina

Iklan Disini

Breaking News

Tragis! Satpam di Sukomanunggal Surabaya Tewas dengan 6 Luka Tusuk, Pelaku Ternyata Rekan Kerja

 

SURABAYA, mediabhayangkara.com – Warga di kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Sukomanunggal, Surabaya, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah petugas keamanan (satpam) yang tewas bersimbah darah di pos jaganya pada Senin (11/5/2026) pagi. 

Korban diketahui berinisial DM (berusia sekitar 34-48 tahun), warga Pesapen Balokan Surabaya.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol M. Akhyar menjelaskan kronologi penemuan jasad korban.

 Kecurigaan bermula saat lampu pos sekuriti terus menyala, padahal waktu dinas korban sudah selesai. Rekan korban kemudian melakukan pengecekan ke lokasi.

“Dicek ke musala tidak ada. Kemudian beralih ke pos sekuriti, ternyata di depannya ada bercak darah,” jelas Kompol M. Akhyar, Senin (11/5/26).

Korban ditemukan tergeletak tidak bernyawa di dalam pos dengan enam luka tusukan senjata tajam. Luka tersebut tersebar di leher kanan, punggung kiri, lengan kiri belakang, sikut kiri, dada kanan, dan perut kiri. 

Petugas melihat adanya indikasi perlawanan dari korban sebelum tewas, terlihat dari luka tangkisan di sikut dan lengan.

Kejadian ini menyisakan misteri terkait motif utama pelaku. Pasalnya, barang berharga milik korban seperti sepeda motor dan dompet tetap aman di lokasi kejadian. Pelaku hanya membawa kabur telepon genggam (HP) milik korban.

“Kalau pencurian, harusnya sepeda motornya diambil sekalian. Dugaannya terdapat motif lain,” katanya Akhyar.

Tim Inafis telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyisir area genteng hingga semak-semak radius 10 meter. Namun, senjata tajam yang digunakan pelaku belum ditemukan. Kondisi kantor yang terbengkalai selama 5–6 tahun dan ketiadaan kamera CCTV di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Langkah Kepolisian

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M. Akhyar, mengonfirmasi bahwa pelaku kini tengah menjalani interogasi intensif oleh pihak penyidik untuk mengungkap detail kronologi kejadian secara menyeluruh. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian guna melengkapi berkas perkara. (*)

© Copyright 2026 - MEDIA BHAYANGKARA.COM