Media Bhayangkara. Com

Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Pembina

Pembina

Iklan Disini

Breaking News

Kapolres Gresik Cup 2025 Resmi Bergulir, Ratusan Peserta Marching Band Tunjukkan Aksi Terbaik

 


GRESIK, mediabhayangkara.id – Gelanggang Olahraga (GOR) Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, menjadi saksi kemeriahan ratusan peserta dari berbagai sekolah dan komunitas marching band yang berkumpul dalam Upacara Pembukaan Lomba Marching Band Kapolres Gresik Cup 2025, Sabtu (22/11/2025). Sejak pagi, suasana penuh semangat, warna-warni kostum, dan dentuman perkusi yang menggema di arena.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Gresik. Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Kabag Log AKP Windu Priyo, serta perwakilan Forkopimda dan tamu undangan.

Dalam amanatnya, Kompol Syabain menegaskan bahwa kejuaraan marching band tidak hanya sekadar perlombaan seni dan musik, tetapi juga merupakan wahana yang sarat dengan nilai pembentukan karakter.

“Marching Band adalah simbol disiplin, kerja sama, kreativitas, sportivitas, dan semangat juang. Nilai-nilai ini sejalan dengan tugas Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama Polres Gresik dengan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Gresik diharapkan dapat menciptakan ruang positif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, memupuk kreativitas, dan menyalurkan energi ke arah yang produktif.

“Kami percaya, generasi yang kreatif dan berkarakter adalah pondasi bagi masa depan Kabupaten Gresik yang aman, maju, dan berprestasi,” imbuhnya.

Menjelang dimulainya kompetisi, Kompol Syabain juga memberikan penekanan khusus kepada para juri agar menjaga objektivitas dan integritas dalam proses penilaian.

Kepada para peserta, ia berpesan agar menjadikan ajang ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga sebagai pengalaman membentuk mental dan kedisiplinan.

“Kemenangan terbesar adalah kegigihan, keberanian, dan disiplin dalam setiap proses latihan yang telah kalian jalani,” tutur Inspektur Upacara.

Rangkaian upacara mencapai puncaknya ketika Inspektur Upacara bersama perwakilan Forkopimda melakukan pemukulan Bass sebanyak tiga kali sebagai tanda resmi dimulainya kompetisi. (HR)

© Copyright 2026 - MEDIA BHAYANGKARA.COM