Media Bhayangkara. Com

Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Pembina

Pembina

Iklan Disini

Breaking News

Kolaborasi Ketahanan Pangan: Kalapas Pati Dampingi Menimipas dalam Panen Raya di Lapas Terbuka Kendal

 



Mediabhayangkara.id Kendal – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati, Suprihadi, turut hadir mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Republik Indonesia, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., dalam kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan yang digelar di Lapas Terbuka Kendal, pada Selasa (17/06/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, di antaranya Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, Direktur Pengamanan dan Intelijen, serta para Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas, Ditjenkum, dan Ditjen Imigrasi Jawa Tengah.

Panen Raya ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian dan peternakan. Kegiatan meliputi panen hasil pertanian, penebaran benih ikan nila, serta peninjauan peternakan ayam yang dikelola oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk pelatihan kerja dan pembekalan keterampilan.

Dalam arahannya, Menimipas menyampaikan pentingnya transformasi pemasyarakatan menjadi lebih produktif dan membumi. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan pembinaan berbasis kerja nyata seperti ini sebagai standar di setiap satuan kerja pemasyarakatan.

“Kita tidak hanya bicara pembinaan, tapi juga bicara masa depan. Warga binaan harus dibekali keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas. Pemasyarakatan harus jadi lembaga pemberdayaan,” tegas Menteri Agus.

Kalapas Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dorongan moral dan inspirasi baru bagi seluruh jajaran. Ia menyatakan komitmennya untuk menerapkan semangat pembinaan produktif di Lapas Pati secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kami melihat langsung keberhasilan program ini dan akan menjadikannya sebagai rujukan. Ini adalah contoh konkret bagaimana pembinaan bisa berdampak nyata bagi warga binaan dan masyarakat luas,” ujar Suprihadi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh UPT Pemasyarakatan semakin aktif mendorong pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan, demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pemulihan sosial.


Khnza Haryati 

© Copyright 2026 - MEDIA BHAYANGKARA.COM